Kamis, 19 November 2015

Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)

Jenis Tekanan Darah Tinggi :
Normal  : Nlai bacaan tekanan systolic (angka pertama) 90-120 dan diastolic (angka kedua) 60-80
Pra Hypertensi : Nlai bacaan tekanan systolic (angka pertama) 120-139 dan diastolic (angka kedua) 80-90
Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi Peringkat Sederhana : Nilai bacaan tekanan systolic (angka pertama) 140-159 dan diastolic (angka kedua)  90-99
Tekanan Darah Tinggi atau hipertensi peringkat Tinggi : Nilai Bacaan systolic (angka pertama) melebihi 160 atau diastolik (angka kedua) melebihi 100

Gejala Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) :
  1. Gejala ringan seperti pusing atau sakit kepala
  2. Sering gelisah
  3. Sukar tidur
  4. Mudah marah
  5. Wajah merah
  6. Tengkuk terasa pegal
  7. Sesak nafas
  8. Telinga berdengung
  9. Rasa berat di tengkuk
  10. Mudah lelah
  11. Mimisan (keluar darah dari hidung)
  12. Mata berkunang-kunang
 
Penyebab Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) :

·         Keturunan. Jika seseorang memiliki orang tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar. Statistik menunjukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih tinggi pada kembar identik daripada yang kembar tidak identik. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada bukti gen yang diturunkan untuk masalah tekanan darah tinggi.
·         Usia. Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia seseorang bertambah, tekanan darah pun akan meningkat. Anda tidak dapat mengharapkan bahwa tekanan darah Anda saat muda akan sama ketika Anda bertambah tua. Namun Anda dapat mengendalikan agar jangan melewati batas atas yang normal.
·         Obesitas / Kegemukan. Faktor ini bisa Anda kendalikan. Orang yang memiliki berat badan di atas 30 persen berat badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi.
·         Sering komsumsi makanan yang mempunyai kadar garam terlalu tinggi.
·         Jarang melakukan olahraga fisik.
·         Sering makan gorengan.
·         Sering komsumsi makanan siap saji.
·         Jarang minum air putih.
·         Sering merokok.
·         Minum alkohol dan minuman soda secara rutin.
·         Mempunyai riwayat turunan dari keluarga.
·         Bertambahnya usia seseorang.
·         Sering melewatkan sarapan.
·         Waktu makan yang tidak teratur.


Cara Mengobati Tekanan Darah Tinggi

Berikut ini merupakan beberapa obat tradisional darah tinggi yang bisa kita gunakan untuk mencegah ataupun mengobati penyakit darah tinggi :

1.  Akar Pule Pandak

Caranya : siapkan 50 gr akar pule pandak  lalu cuci bersih dan potong menjadi tipis tipis. Setelah itu didihkan air panas dan rebuh akar tadi hingga menyisakan 1 gelas air. Dinginkan lalu saring dan minum 1/2 gelas pada pagi hari dan sisanya pada sore hari. Namun ramuan ini tidak dianjurkan untuk penderita yang sudah lanjut usia karena bisa menimbulkan depresi.

2. Mengkudu


Caranya : siapkan beberapa biji buah mengkudu lalu cuci bersih dan parut. Setelah diparut peras dan ambil sarinya saja dan minum 2 sampai 3 kali sehari. Jika anda mengidap juga penyakit kencing manis maka ramuan ini sangat cocok sekali.

3. Daun Meniran

Caranya : Cuci sepermpat gemgam daun meniran dan giling halus. Setelah itu tambahkan setengah gelas air yang sudah matang. Lalu peras dan saring. Setelah itu minum hasol perasan tadi. Lakukan secara rutin 2 sampai 3 kali sehari. Jika anda mengalami hipertensi yang disertai kaki yang mengalami pembengkakan, ada protein dalam air kemih ataupun mengidap batu ginjal maka ramuan ini sangat cocok sekali untuk anda. Namun apabila anda mengkonsumsi dan memakai daun meniran secara berlebihan dapat menyebabkan lemah syahwat.

4. Mentimun

Caranya : Ambil 2 buah menitimun cuci dampai bersih dan parut. Serelah itu peraslah hasil paritan tasi sehingga hanya tersinya sarinya saja. Minumlah sari mentimun tasi secara rutin 2-3 kali sehari.

5. Rimpang Kunyit
Caranya : Cuci bersih rimpang kunyit lalu parut, Jika sudah diparut semua tambahkan 1 sendok madu lalu aduk bisa juga dengan cara diremas. Setelah itu peras dan saring hingga kita mendapat campuran sari rimpang kunyit dan madu. Minum 2-3 kali sehari.

6. Asam Trengguli

Caranya : Cuci bersih 3 jari asam trangguli, Lalu remas dengan 2 sendok makan madu. Setelah itu saring hingga kita mendapatkan campuran madu dan sari asam trangguli. Minum larutan tersebut sebanyak 2-3 kali sehari.

7. Daun Pegagan
Caranya : Cuci bersih 20 lembar daun pegagan. Didihkan 3 gelas air lalu masukan daun yang sudah kita cuci tadi. Terus didihkan hingga tersisa setengah gelas. Kalau sudah dinginkan dan saring, hasil dari ramuan tadi bisa dipakai untuk 3 kali minum. jadi jangan dihabiskan sekaligus. Minum dengan air gula dengan rutin.

8. Seledri


Caranya : Ambillah 16 batang seledri lalu cuci hingga bersih. Setelah itu potong potong kasar dan masukan kedalam panci. Tambahkan 2 gelas air. tunggu sampai mendidih dan biarkan hingga airnya hanya tersisa 1/2 gelas. Hasil ramuan seledri ini bisa untuk 2 kali minum. Sebenarnya bisa juga dengan cara memakan seledri secara langsung.

9. Buah Belimbing Manis

Caranya : Konsumsilah buah belimbing manis yang sudah matang sebanyak dua buah. Makanlah sehabis makan pagi dan sore. Usahakan harus habis yaa belimbingnya.

10. Lobak


Caranya : Siapkan 1 buah lobak yang sudah dicuci bersih dan parut hingga halus. Setelah itu peras dan saring hingga kita mendapatkan sarinya saja. Lalu minum sari lobak tadi untuk mennurunkan darah tinggi kita.