Jenis
Tekanan Darah Tinggi :
Normal : Nlai bacaan tekanan systolic (angka
pertama) 90-120 dan diastolic (angka kedua) 60-80
Pra
Hypertensi : Nlai bacaan tekanan systolic (angka pertama) 120-139 dan diastolic
(angka kedua) 80-90
Tekanan
Darah Tinggi atau Hipertensi Peringkat Sederhana : Nilai bacaan tekanan
systolic (angka pertama) 140-159 dan diastolic (angka kedua) 90-99
Tekanan
Darah Tinggi atau hipertensi peringkat Tinggi : Nilai Bacaan systolic (angka
pertama) melebihi 160 atau diastolik (angka kedua) melebihi 100
Gejala Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) :
- Gejala ringan seperti pusing atau sakit kepala
- Sering gelisah
- Sukar tidur
- Mudah marah
- Wajah merah
- Tengkuk terasa pegal
- Sesak nafas
- Telinga berdengung
- Rasa berat di tengkuk
- Mudah lelah
- Mimisan (keluar darah dari hidung)
- Mata berkunang-kunang
Penyebab Tekanan Darah Tinggi
(Hipertensi) :
· Keturunan. Jika seseorang memiliki orang tua atau saudara yang
memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi
lebih besar. Statistik menunjukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih
tinggi pada kembar identik daripada yang kembar tidak identik. Sebuah
penelitian menunjukkan bahwa ada bukti gen yang diturunkan untuk masalah
tekanan darah tinggi.
·
Usia.
Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia seseorang bertambah, tekanan darah pun
akan meningkat. Anda tidak dapat mengharapkan bahwa tekanan darah Anda saat
muda akan sama ketika Anda bertambah tua. Namun Anda dapat mengendalikan agar
jangan melewati batas atas yang normal.
·
Obesitas / Kegemukan.
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Orang yang memiliki berat badan di atas 30
persen berat badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan
darah tinggi.
·
Sering komsumsi makanan yang mempunyai kadar garam
terlalu tinggi.
·
Jarang melakukan olahraga fisik.
·
Sering makan gorengan.
·
Sering komsumsi makanan siap saji.
·
Jarang minum air putih.
·
Sering merokok.
·
Minum alkohol dan minuman soda secara rutin.
·
Mempunyai riwayat turunan dari keluarga.
·
Bertambahnya usia seseorang.
·
Sering melewatkan sarapan.
·
Waktu makan yang tidak teratur.
Cara Mengobati Tekanan Darah Tinggi
Berikut ini
merupakan beberapa obat tradisional darah
tinggi yang bisa kita gunakan untuk mencegah ataupun mengobati penyakit darah
tinggi :
1. Akar Pule Pandak
Caranya :
siapkan 50 gr akar pule pandak lalu cuci bersih dan potong menjadi tipis
tipis. Setelah itu didihkan air panas dan rebuh akar tadi hingga menyisakan 1
gelas air. Dinginkan lalu saring dan minum 1/2 gelas pada pagi hari dan sisanya
pada sore hari. Namun ramuan ini tidak dianjurkan untuk penderita yang sudah
lanjut usia karena bisa menimbulkan depresi.
2. Mengkudu
| Caranya : siapkan beberapa biji buah mengkudu lalu cuci bersih dan parut. Setelah diparut peras dan ambil sarinya saja dan minum 2 sampai 3 kali sehari. Jika anda mengidap juga penyakit kencing manis maka ramuan ini sangat cocok sekali. | |
3. Daun Meniran
Caranya : Cuci sepermpat gemgam daun meniran dan
giling halus. Setelah itu tambahkan setengah gelas air yang sudah matang. Lalu
peras dan saring. Setelah itu minum hasol perasan tadi. Lakukan secara rutin 2
sampai 3 kali sehari. Jika anda mengalami hipertensi yang disertai kaki yang
mengalami pembengkakan, ada protein dalam air kemih ataupun mengidap batu
ginjal maka ramuan ini sangat cocok sekali untuk anda. Namun apabila anda
mengkonsumsi dan memakai daun meniran secara berlebihan dapat menyebabkan lemah
syahwat.
4. Mentimun
Caranya : Ambil
2 buah menitimun cuci dampai bersih dan parut. Serelah itu peraslah hasil
paritan tasi sehingga hanya tersinya sarinya saja. Minumlah sari mentimun tasi
secara rutin 2-3 kali sehari.
5. Rimpang Kunyit
Caranya : Cuci bersih rimpang kunyit lalu parut, Jika
sudah diparut semua tambahkan 1 sendok madu lalu aduk bisa juga dengan cara
diremas. Setelah itu peras dan saring hingga kita mendapat campuran sari
rimpang kunyit dan madu. Minum 2-3 kali sehari.
6. Asam Trengguli
Caranya : Cuci bersih 3 jari asam trangguli, Lalu
remas dengan 2 sendok makan madu. Setelah itu saring hingga kita mendapatkan
campuran madu dan sari asam trangguli. Minum larutan tersebut sebanyak 2-3 kali
sehari.
7. Daun Pegagan
Caranya : Cuci bersih 20 lembar daun pegagan. Didihkan
3 gelas air lalu masukan daun yang sudah kita cuci tadi. Terus didihkan hingga
tersisa setengah gelas. Kalau sudah dinginkan dan saring, hasil dari ramuan
tadi bisa dipakai untuk 3 kali minum. jadi jangan dihabiskan sekaligus. Minum
dengan air gula dengan rutin.
8. Seledri
Caranya : Ambillah 16 batang seledri lalu cuci hingga bersih. Setelah itu
potong potong kasar dan masukan kedalam panci. Tambahkan 2 gelas air. tunggu
sampai mendidih dan biarkan hingga airnya hanya tersisa 1/2 gelas. Hasil ramuan
seledri ini bisa untuk 2 kali minum. Sebenarnya bisa juga dengan cara memakan
seledri secara langsung.
9. Buah
Belimbing Manis
Caranya :
Konsumsilah buah belimbing manis yang sudah matang sebanyak dua buah. Makanlah
sehabis makan pagi dan sore. Usahakan harus habis yaa belimbingnya.
10. Lobak
Caranya : Siapkan 1 buah lobak yang sudah dicuci bersih dan parut hingga halus.
Setelah itu peras dan saring hingga kita mendapatkan sarinya saja. Lalu minum
sari lobak tadi untuk mennurunkan darah tinggi kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar