Sabtu, 04 Februari 2012

Penyakit Darah Rendah (Hipotensi)

Penyakit darah rendah atau Hipotensi (Hypotension) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang turun dibawah angka normal, yaitu mencapai nilai rendah 90/60 mmHg. Telah dijelaskan pada artikel sebelumnya (Penyakit darah tinggi) bahwa nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG.
Penyebab Penyakit Darah Rendah

Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa terjadinya penyakit darah rendah, hal ini dapat dikategorikan sebagai berikut:
- Kurangnya pemompaan darah dari jantung. Semakin banyak darah yang dipompa dari jantung setiap menitnya, semakin tinggi tekanan darah. Seseorang yang memiliki kelainan/penyakit jantung yang mengakibatkan irama jantung abnormal, kerusakan atau kelainan fungsi otot jantung, penyakit katup jantung maka berdampak pada berkurangnya pemompaan darah (curah jantung) keseluruh organ tubuh.
- Volume (jumlah) darah berkurang. Hal ini dapat disebabkan oleh perdarahan yang hebat (luka sobek,haid berlebihan/abnormal), diare yang tak cepat teratasi, keringat berlebihan, buang air kecil atau berkemih berlebihan.
- Kapasitas pembuluh darah. Pelebaran pembuluh darah (dilatasi) menyebabkan menurunnya tekanan darah, hal ini biasanya sebagai dampak dari syok septik, pemaparan oleh panas, diare, obat-obat vasodilator (nitrat, penghambat kalsium, penghambat ACE).

Tanda dan Gejala Penyakit Darah Rendah :
Seseorang yang mengalami penyakit darah rendah umumnya akan mengeluhkan keadaan sering pusing, sering menguap, penglihatan terkadang dirasakan kurang jelas (kunang-kunang) terutama sehabis duduk lama lalu berjalan, keringat dingin, merasa cepat lelah tak bertenaga, bahkan mengalami pingsan yang berulang.
Pada pemeriksaan secara umum detak/denyut nadi teraba lemah, penderita tampak pucat, hal ini disebabkan suplai darah yang tidak maksimum keseluruh jaringan tubuh.

Faktor yang mempengaruhi Penyakit Darah Rendah :
Dalam menentukan seseorang itu menghidap penyakit darah rendah, terdapat beberapa faktor yang boleh membantu yaitu:
• usia
• aktivitas seharian
• perasaan
• ubatan
• pendarahan
• infeksi
Kebiasaannya orang yang selalu dikaitkan dengan penyakit darah rendah adalah dari golongan atlet dan pengamal diet. Mereka jarang terdedah kepada beberapa jenis penyakit seperti:
• stroke
• penyakit jantung
• penyakit pada mata
• pengerasan dan penyempitan pada pembuluh darah

Penanganan dan Pengobatan Penyakit Darah Rendah :
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi penyakit darah rendah (hipotensi), diantaranya :
1. Minum banyak air putih dan mengurangi alkohol
Alkohol, ternyata dapat membuat dehidrasi yang mengakibatkan penyakit darah rendah meskipun dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Konsumsi cukup banyak air akan mencegah dehidrasi dan meningkatkan volume darah dalam tubuh. Minum air putih dalam jumlah yang cukup banyak antara 8 hingga 10 gelas per hari.
2. Menjalani pola makan dengan gizi seimbang
Nutrisi yang dibutuhkan tubuh dengan cara mengonsumsi berbagai variasi makanan seperti biji-bijian, buah-buahan, sayur, daging, ikan, dan ayam dengan kandungan gizi yang cukup dan seimbang, juga Mengkonsumsi makanan yang cukup mengandung kadar garam.
3. Melatih tubuh untuk lebih hati-hati dalam bergerak
Pernah tidak ketika sudah lama duduk dan anda berdiri tiba-tiba lalu pusing dan mata berkunang-kunang? Biasanya rasa pusing ringan akibat penyakit darah rendah terjadi ketika kita berpindah posisi, misalnya dari posisi tidur ke berdiri. Sebaiknya pada posisi tersebut, jangan langsung bangkit berdiri dari tempat tidur di pagi hari, bernapaslah dalam-dalam selama beberapa menit dan duduk pelan-pelan sebelum berdiri.
Berolah raga teratur seperti berjalan pagi selama 30 menit, minimal 3x seminggu juga dapat membantu mengurangi timbulnya gejala.olahraga dapat membantu menaikkan tekanan darah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar