Kista adalah kantong berisi cairan, kista seperti balon berisi air, dapat tumbuh di mana saja dan jenisnya bermacam-macam. Kista yang berada di dalam atau permukaan ovarium (indung telur) disebut kista ovarium atau tumor ovarium.
Kista ovarium sering terjadi pada wanita di masa reproduksinya. Sebagian besar kista terbentuk karena perubahan kadar hormon yang terjadi selama siklus haid, produksi dan pelepasan sel telur dari ovarium.
Sebagian besar wanita tidak menyadari bila dirinya menderita kista Ovarium. Seandainya menimbulkan gejala maka keluhan yang paling sering dirasakan adalah rasa nyeri pada perut bagian bawah dan pinggul. Rasa nyeri ini timbul akibat dari pecahnya dinding kista, pembesaran kista yang terlampau cepat sehingga organ disekitarnya menjadi teregang, perdarahan yang terjadi di dalam kista dan tangkai kista yang terpeluntir.
Namun demikian keluhan-keluhan yang perlu diwaspadai, antara lain :
1. Nyeri saat menstruasi.
2. Nyeri di perut bagian bawah.
3. Nyeri pada saat berhubungan badan.
4. Nyeri pada punggung terkadang menjalar sampai ke kaki.
5. Terkadang disertai nyeri saat buang air kecil dan buang air besar.
6. Siklus menstruasi tidak teratur; bisa juga jumlah darah yang keluar banyak.
Nah yang perlu mendapat penanganan kesehatan segera adalah :
* Nyeri perut yang tajam dan tiba-tiba
* Nyeri bersamaan dengan demam
* Rasa ingin muntah
Kenali riwayat keluarga anda. Adakah riwayat anggota keluarga yang menderita kista ovarium, endometriosis, atau kanker ovarium.
Kenali diri anda. Adakah perubahan fisik di daerah pusat tubuh berupa benjolan pada perut yang teraba. Adakah riwayat gangguan alat kandungan sebelumnya. Apakah anda mengalami infertilitas atau dalam usaha untuk menunda kehamilan.
Kenali gejalanya,misalnya nyeri perut yang berat terutama saat haid, disertai dengan gangguan berkemih dan gangguan pada saluran cerna seperti mual, muntah, dan gangguan BAB dll. Kenali beberapa factor resiko lain seperti haid pertama di usia yang sangat muda (lebih muda dari usia 11 tahun), siklus haid yang singkat (kurang dari 27 hari) atau tidak teratur, serta periode haid yang panjang (lebih dari 7 hari). Pemeriksaan USG dianjurkan bagi mereka yang memiliki resiko untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya kista ovarium.
Archive
-
▼
2012
(54)
-
▼
Februari
(54)
- Penyakit Pada Hewan Hamster (tikus hias)
- Penyakit Bisul
- Penyakit Vertigo
- Sembelit
- Sakit Gigi
- Selulit
- Anyang-Anyangan (sering buang air kecil)
- Penyakit Kutu Air
- Kram
- Penyakit Kesemutan
- Bau Vagina
- Memar / Lebam
- Penyakit Batuk
- Penyakit Masuk Angin
- Penyakit Alergi
- Keseleo
- Penyakit Perut Kembung
- Penyakit Asam Urat
- Penyakit Nyeri Sendi
- Penyakit Pegal Linu
- Penyakit Rematik
- Luka Bakar
- Penyakit Osteoporosis
- Penyakit Sinusitis
- Penyakit Lupus
- Diare
- Penyakit Glaukoma
- Penyakit Insomnia
- Penyakit Demam Berdarah
- Penyakit Kelenjar Getah Bening
- Keputihan
- Penyakit Sipilis
- Jerawat
- Penyakit Maag
- Penyakit yang berhubungan dengan Radang
- Penyakit Tipus
- Penyakit Usus Buntu
- Penyakit TBC
- Penyakit Hepatitis
- Penyakit Wasir
- Penyakit Kulit
- Penyakit Darah Rendah (Hipotensi)
- Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)
- Penyakit Seksual
- Penyakit HIV (Human Immunodeficiency Virus)
- Penyakit Ginjal
- Penyakit Stroke
- Penyakit Kangker
- Penyakit Jantung
- Penyakit Asma
- Penyakit Kista Ovarium
- Penyakit Tumor Ovarium
- Penyakit Diabetes Melitus
- Penyakit Liver
-
▼
Februari
(54)
Mengenai Saya
Pengikut
Sabtu, 04 Februari 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar